Jumat, 08 November 2013

korean fever

hey chingu.... let's learn about korean "hangeul".
HURUF HANGUL (한글)
Huruf Konsonan Tunggal dan Ganda (Initial/Final)



 
= giyeuk (G/K)            = ssang gieuk (KK/KK)
= dieut (D/T)              = ssang dieut (DD/TT)
= nieun (N/N)            
= rieul (R/L)              
= mieum (M/M)          
= bieup (B/P)             = ssang bieup (PP/BB)
= shiot (S/T)              = ssang shiot (SS/TT)
= ieung (-/Ng)
= jieut (J/J,T,Ch)         = ssang jieut (JJ/JJ)
ㅊ= chieut (Ch,C/T)
= kieuk (K/K)
= tieut (T/T)
= pieup (P/P)
= hieut (H/T,H)
Vokal Dasar            Vokal +i                   Vokal +y     vokal +w
= a                    + = (Ae)          = ya      + = (Wa)
ㅓ= eo                  ㅓ+ㅣ = ㅔ (E)           ㅕ= yeo      ㅜ+ㅓ = ㅝ (Wo)
ㅗ= o                   ㅗ+ㅣ = ㅚ (Oe)         ㅛ= yo        ㅗ+ㅐ = ㅙ (Wae)
= u                    + = (Wi)          = yu        ㅜ+ㅔ = ㅞ (We)
ㅡ= eu                  ㅡ+ㅣ = ㅢ (Ui)          ㅒ= yae     
ㅣ= i                                                   = ye      
Bagaimana Sistem Penulisanya??? Gampang kok, kita tinggal merangkai aja huruf2nya hehehehe, dan juga sistem penilisanya dari kiri ke kana atau atas bawah... Tapi ga sembarangan lo. Aturan penulisan Hangul dibagi per suku kata, jadi kata yang akan ditulis dalam Hangul Harus dibagi dulu per suku kata. Semisal Gamsahabnida, maka dibagi menjadi gam-sa-hab-ni-da. Baru setiap suku kata ditulis menggunakan Huruf Hangul.
Atuaran selanjutnya adalah struktur penulisan, struktur penulisanya adalah konsonan-vokal-konsonan (KVK) pada setiap suku kata, jadi minimal ada satu konsonan dan satu vokal dalam suku kata. Contoh:
Kata Gam, maka huruf hangul yang digunakan ㄱ(gieuk),ㅏ(a), ㅁ(mieum).
Alhasil menjadi
Mudah kan?? Yang perlu diperhatikan adalah antara bentuk huruf vertikan dan horizontal. Terutama pada huruf vokal, karena huruf konsonan dianggap semua horizontal sedankan hurufㅏ,ㅓ,ㅣ,ㅕ,ㅑ dan yang hampir mirip adalah vertikal, sedangkan ㅜ, ㅡ, ㅛ, ㅠ adalah horizontal. Huruf konsonan depan selalu diatas vokal horizontal, dan disebelah kiri vokal vertikal. Sedangkan konsonan akhir selalu dibawah. Ini disebut sistem initial-mediun-final ( awalan-tengah-akhiran). Contoh
ㄱ + ㅓ = 거, jika ditambah huruf akhir menjadi ㄱ + ㅓ + ㅁ = 검 (Geom)
ㄱ + ㅡ = 그 , jika ditambah huruf akhir menjadi ㄱ +ㅡ +ㅁ =금 (Geum)
Dalam Sistem initial-medium-final, ada beberapa huruf yang bunyinya berubah jika dia diletakkan sebagai huruf final. yaitu huruf-huruf yang namanya antara huruf depan dan belakangya berbeda. Contok huruf Gieuk, depan adalag G dan belakan adalah K, artinya jika huruf Gieuk diletakan di depan akan berbunyi G, sedangkan di belakang atau final menjadi K. Sedangkan Khusus Ieung (ㅇ) digunakan untuk menuliskan huruf vokal jika huruf tersebut berdiri sendiri atau ada di awal suku kata, contoh kata abbeoji jika ditulis dalam hangul 아뻐치. Ieung jika di belakang (final) akan menjadi Ng. Contoh  성 maka bunyinya Seong. Contoh lain:

 중약영 dibaca Jung Yak Yeong,  bukan Ju yag Yeo
성균관 dibaca Seongkyunkwan, bukan Seogyungwan
Namun perubahan bunyi tidak selalu terjadi di final jika didepan suku kata tersebut diawali huruf hidup kecuali suku kata yang lain kata. Contoh :
 있언자 dibaca isseonja, bukan itteonja.
Kemudian untuk huruf Konsonan ganda jika di letakkan di final maka akan berubah seperti beberapa huruf konsonan tunggal. Namun meski konsonan ganda tersebut terletak di final pada suatu suku kata, dan di depanya ada suku kata yang diawali huruf vokal dalam satu kalimat, maka dia akan kembali sesuai dengan bunyi asal, atau sama dengan bunyi ketika dia diletakkan di initial atau didepan. Namun jika bukan satu kalimat, maka konsonan ganda tersebut tetap berubah bunyi. Contoh

없었어 dibaca oebseosseo, bukan  oebseotteo. Huruf "" (ssang shiot) seharusnya berubah menjadi "tt", namun karena didepanya ada vokal "" (eo),  maka tetap dibaca "ss".

찾았다 dibaca chajattda, bukan chajassda. Huruf  "" tetap dibaca "tt" karena didepanya ada konsonan (dieut).

Hal ini juga berlaku pada huruf konsonan tunggal.